Hubungi kami +62218763609

Syarah al-Hikam

Rp95.000
Penulis KH. Sholeh Darat
Penerjemah Miftahul Ulum, Agustin Mufarohah
Editor Bagus Irawan, Mukhlis Yusuf Arbi
Kategori Tasawuf & Penyucian Jiwa
Akhlaq & Adab
Halaman 396
Kertas Bookpaper
Jenis Cover Soft cover
ISBN 978-602-1361-61-0
Berat 300 gram
Dimensi 14,8 x 21 cm

Kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu ‘Atha’illah adalah karya monumental yang memancarkan keindahan spiritualitas. Hikmah dan nasihat yang disampaikannya bukan saja penuh rima tetapi juga kaya makna. Kitab ini di kalangan santri sangat masyhur. Betapa tidak, puluhan ulama hebat turut andil mensyarahi-nya. Yakni, memberikan penjelasan, komentar, dan catatan secara rinci, agar pembaca (terutama kalangan awam) tidak keliru memahami, sekaligus menambah wawasan seputar pemahaman teks yang baik dan benar.

Salah satu ulama Nusantara yang ikut mensyarahi kitab Al-Hikam ini adalah KH. Sholeh Darat As-Samarani. Maha guru ulama Nusantara ini menulis Syarah Al-Hikam secara bernas dengan bahasa yang mudah dipahami pada masanya, bilisanil jawi al-mirikiyyah (dengan bahasa Jawa beraksara Arab-Pegon). Kehadiran buku ini menerjemah ulang gagasan Kiai Sholeh Darat ke dalam bahasa Indonesia, sehingga Syarah Al-Hikam beliau bisa dipetik secara lebih luas. Buku ini juga mempertahankan teks Pegon, demi meruwat khazanah kitab ulama Nusantara. 

Tentang Penulis: KH. Sholeh Darat

KH. Sholeh Darat bernama lengkap, Muhammad Sholeh bin Umar al- Samarani, atau lebih dikenal dengan sebutan kiai Sholeh Darat. Kiai Sholeh Darat memiliki riwayat pendidikan yang cukup panjang. Apalagi, ayahnya berkeinginan kuat mengantarkan Sholeh Darat menjadi ulama yang berpendidikan. Tak bisa dipungkiri, Kiai Sholeh Darat memiliki reputasi keilmuan yang sahih dan diakui, baik di tanah Jawa, Haramain, juga kawasan Asia. Beliau termasuk jajaran Kiai yang berpikir visioner dan out of the box, di saat kiai-kiai lain masih melarang penerjemahan al-Qur’an kedalam bahasa selain Arab. Beliau berani melawan arus tradisi dengan menulis Tafsir Faid ar-Rahman dalam bahasa pegon.