Hubungi kami +62218763609

Kitab Pegangan Bertaklid

Rp55.000
Penulis Syekh Ahmad Dahlan Al-Pacitani
Editor Bagus Irawan
Kategori Aqidah & Tauhid
Kertas Putih
Jenis Cover Soft Cover
Berat 400 gram
Dimensi 14,8 x 21 cm

Buku ini menjelaskan pentingnya mengikuti madzhab bagi orang awam, sekaligus menjelaskan umat Islam agar tidak terpengaruh propaganda kelompok anti madzhab untuk “Kembali pada al-Qur’an dan Hadits”

Mereka mengajak umat Islam meninggalkan madzhab dan langsung menggali hukum dengan sendirinya, padahal ini adalah pemikiran yang ‘menyesatkan’. Karena sesungguhnya setan itu senantiasa menghasut manusia melakukan perbuatan buruk, dosa besar dan menghasut untuk berbicara tentang masalah akidah dan syariah sesuai hawa nafsu dan tanpa ilmu yang bersanad jelas dari para ulama.

Al-Qur’an dan Hadits adalah sumber dan dalil hukum yang wajib diagungkan. Pengagungan terhadapnya tidaklah sama dengan penggalian hukum-hukum Islam secara langsung dari Qur’an dan Hadits. Hanya para ulama yang mencapai level mujtahid—yang menguasai seperangkat syarat untuk berijtihad—yang boleh menggali dan menyimpulkan hukum langsung darinya. Sedangkan kewajiban setiap orang muslim yang awam adalah bertanya kepada ahlinya jika tidak tahu dan mematuhi petunjuk para ulama dalam mengikuti salah satu dari empat madzhab fiqih yang sudah menjadi kesepakatan ulama sepanjang zaman.

Buku ini ditulis oleh KH. Ahmad Dahlan bin Kiai Abdullah bin Kiai Abdul Mannan Dipomenggolo Tremas, sebagai reaksi atas merebaknya golongan Wahabi yang Anti Madzhab. Beliau adalah adik dari Syekh Mahfudz at-Tremas dan menantu kesayangan KH. Sholeh Darat.

Tentang Penulis: Syekh Ahmad Dahlan Al-Pacitani

Salah satu ulama Nusantara yang dikenal ahli dalam bidang ilmu falak adalah KH Ahmad Dahlan. Kiai Dahlan lahir di Termas Pacitan Jawa Timur 1862 dan wafat di Semarang 1911. Makam beliau berada di sisi timur Makam KH Sholeh Darat di Makam Bergota Semarang. Menyebut nama Ahmad Dahlan memang orang menjadi tertuju pada sosok pendiri Muhammadiyah. Dan ternyata dua sosok bernama yang sama itu, KH Ahmad Dahlan Termas dan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta, sama-sama mengaji di Pondok Pesantren KH Sholeh Darat.